BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN


SUMBER DAYA MANUSIA

Detail Berita


 
150 PEJABAT ESELON III PEMKAB MALANG IKUTI DIKLAT BELA NEGARA

09 April 2018



Ada pemandangan yang sedikit berbeda dengan tampilan beberapa Pejabat Struktural Pemkab Malang di Depo Pendidikan Bela Negara Rindam V/Brawijaya pada Senin pagi (12/4). Sebanyak 150 PNS nampak berjajar rapi dan unjuk kebolehan menampilkan kekompakan keterampilan baris berbaris. Terdengar teriakan penuh semangat dari para PNS ketika pemimpin pasukan meneriakkan aba-aba komando. Para PNS ini adalah pejabat Eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang yang menjadi peserta Diklat Bela Negara, kerjasama antara Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kabupaten Malang dengan Resimen Induk Kodam V/Brawijaya. Diklat akan berlangsung selama empat hari pada 9 – 12 April 2018 di Depo Pendidikan Bela Negara Rindam V/ Brawijaya, Malang. 

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk respon positif atas perkembangan situasi dewasa ini yang menuntut semua pihak untuk terus mengembangkan rasa cinta terhadap tanah air yang diikuti pula dengan peningkatan kemampuan bela negara. Sebagaimana kita ketahui, aspek pertahanan  merupakan faktor yang sangat hakiki dalam menjamin kelangsungan hidup negara. Jika negara tidak mampu mempertahankan diri terhadap ancaman dari luar dan dari dalam negeri, maka negara tersebut tidak akan mampu mempertahankan eksistensinya.

Terlebih lagi di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, komunikasi dan informasi, ancaman yang dihadapi oleh negara juga semakin kompleks. Ancaman terhadap kedaulatan negara yang semula bersifat konvensional (fisik) saat ini telah berkembang menjadi multidimensional (fisik dan non fisik). Ancaman multidimensional ini bisa bersumber dari permasalahan ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya maupun permasalahan keamanan yang terkait dengan kejahatan internasional, antara lain terorisme, imigran gelap, bahaya narkotika, pencurian kekayaan alam, bajak laut dan perusakan lingkungan. Ini semua menjadikan penyelesaian masalah pertahanan harus menjadi tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah maupun non-pemerintah.   

Hal ini pula yang ditekankan oleh Sekretaris Daerah, Didik Budi Muljono ketika membacakan sambutan Bupati Malang, Rendra Kresna dalam kegiatan pembukaan diklat, Senin (12/4). Didik menyampaikan bahwa merupakan kewajiban bagi PNS untuk dengan penuh kesadaran melaksanakan upaya bela Negara, “Perlu dipahami oleh para PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, bahwa tugas keseharian kita sangat erat kaitannya dengan bela Negara. Para aparatur pemerintahan juga harus jeli dan responsif terhadap setiap ancaman termasuk yang bersentuhan langsung dengan tupoksi masing-masing PNS”. Sebelum mengakhiri sambutannya, Didik juga menyampaikan pesan Bupati agar para peserta diklat dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan bersungguh-sungguh. (Bid. PDIA-BKD)


Berita Lainnya